Monday, April 22, 2013

True Story - Ibu Mati Demi Anak. Gempa & Tsunami Jepang 2011



Kisah Nyata - Seorang Ibu Mati Demi Anak

Masih ingat ketika gempa dan tsunami meluluh-lantahkan Jepang tahun 2011 lalu. Bencana itu merupakan terdahsyat di Jepang sepanjang 140 tahun. Begitu banyak cerita yang menyedihkan, karena ditinggal orang terkasih.

Salah satunya cerita tentang pengorbanan seorang ibu terhadap anaknya. Karena begitu besar cintanya terhadap sang buah hati, seorang Ibu rela mati demi melindungi anaknya saat bencana itu melanda Jepang.

Mungkin cerita ini sudah banyak rekan-rekan kompasianer yang telah membacanya. Karena saya dapat kisah ini dari teman di jejaring sosial. Tapi tidak ada salahnya saya membaginya, bagi yang belum membacanya.

Setelah Gempa telah mereda, ketika para penyelamat mencapai reruntuhan rumah seorang wanita muda, mereka melihat mayat-nya melalui celah-celah. Tapi wanita tersebut berpose begitu aneh, dia berlutut seperti seseorang yang menyembah; tubuhnya condong ke depan, dan dua tangan yang mendukung oleh suatu benda. Rumah roboh telah menimpa punggung dan kepalanya.

Dengan begitu banyak kesulitan, pemimpin tim penyelamat meletakkan tangannya melalui celah sempit di dinding untuk mencapai tubuh wanita itu. Dia berharap bahwa wanita ini bisa jadi masih hidup. Namun, tubuh dingin dan kaku menandakan bahwa wanita tsb pasti telah meninggal.